Protokol adalah sebuah aturan. Dibuat untuk sedemikian hingga, supaya bisa mengkomunikasikan antara device yang satu dengan device yang lainnya.

NFS, atau yang sering disebut dengan Network File Sistem adalah suatu sistem yang diciptakan untuk saling tukar menukar data antara komputer yang satu dengan komputer yang lainnya. Penjelasan lebih detail mengenai nfs sendiri, bisa dibaca di sini

Kali ini kita akan mencoba menjalankan nfs dengan freebsd sebagai client, dan ubuntu sebagai server. Hm.. maaf kalau sekarang saya lebih senang selingkuh ke ubuntu :P . Ubuntu rock’s?! O, belum tentu. Ingat, setiap sistem punya keunggulan dan kekurangan masing-masing. Dan kelebihan ubuntu menurut saya sendiri adalah kemudahan dan kenyamanan dalam instalasi paketnya. Yea… apt-get power!.

Freebsd yang saya pakai adalah freebsd 7.0, dan ubuntu masih yang lama. Gusty gibbon.

Kenapa ga update ubuntunya ke yang hardy mas?

Males. Hahahaha. Saya terlanjur nyaman dengan versi yang sekarang, dan kalaupun update ya biasanya update untuk paket gutsy saja :D .

Baik, untuk ubuntu paket-paket yang kita butuhkan adalah sebagai berikut :

nfs-common nfs-kernel-server portmap

Silahkan untuk diinstall terlebih dahulu, apt-get install nfs-common nfs-kernel-server portmap.

Jika sudah, maka dilanjutkan dengan mengedit file exports, yang berada di /etc/exports. Fungsi file exports ini adalah untuk mendefinisikan ke client, direktori atau partisi manakah yang akan anda sharing nanti ?. Kurang lebih seperti berikut isi dari /etc/exports :

/data 192.168.0.2/24(rw,no_root_squash,async)

/data, adalah partisi atau direktori manakah yang akan anda sharing ?. IP 192.168.0.2 dengan subnetmask /24 adalah ip dari client yang nanti akan mengakses nfs ini. RW, adalah akses file read write.

Setelah selesai, bisa dilanjutkan untuk configure portmap.

dpkg-reconfigure portmap

Setelah itu, pada pilihan loopback, pilih option No. Jangan pilih “Yes” sebab jika anda memilih option “Yes” ini berarti portmap hanya berjalan di localhost saja. Dan mengakibatkan tidak bisa diakses dari sisi si-client nanti. Untuk mengecheck file konfigurasi, anda bisa menggunakan perintah,

showmount -e

**

Jika sudah, kita bisa melanjutkannya dengan menconfigure client.

tambahkan baris berikut pada rc.conf anda,

rpcbind_enable=”YES”
nfs_client_enable=”YES”

Lalu restart nfsclient yang ada di server,

#/etc/rc.d/nfsclient restart

Dan setelah direstart, kita bisa mencoba memounting server ubuntu tersebut dengan perintah mount,

mount ipserverubuntu:/datayangdishare /direktorimounting

Selesai… ^_^


  1. em

    pwinter mas iki, ck…ck…(geleng² kpala, sambil goyang² djempol)




Leave a Comment